40 Hari Bangkitnya Pocong
Diawali dengan sebuah tabrakan mobil, film ini
menceritakan pengalaman mengerikan yang menimpa Jessi (Sabai Morscheck).
Berkejaran dengan mantan pacarnya, Nino (Raffi Ahmad), Jessi
yang bekerja sebagai teknisi disebuah toko elektronik dan komputer ditugaskan
untuk memperbaiki komputer di rumah seorang pria bernama Kevin (Irwansyah). Kendati
mempunyai Tante Alice(Connie
Suteja) yang aneh. Jessi juga mengakrabkan diri dengan adik Kevin
bernama David. Di saat pulang dan seterusnya is kerap dihantui sosok-sosok yang
mengerikan. Lambat laun juga tumbuh perasaan suka antara Kevin dan Jessi. Jessi
yang pada malamnya tertidur di kamarnya, diganggu oleh Kuntilanak, yang setelah
itu Jessi menemukan sebuah bungkusan berisi benda mistik di bawah tempat
tidurnya.
Nino, ternyata mendapatkan teror dari makhluk yang sama,
ia diteror oleh pocong, kuntilanak, dan tubuh setengah badan. Paginya Jessi
juga mendapat teror dari tubuh setengah badan. Di rumah Kevin, rupanya ada
sebuah pembahasan mengenai sebuah tabrakan mobil (adegan yang berada di awal
film) dan siapa pelakunya. Saat Kevin mengantar Tante Ve, tantenya yang
berprofesi sebagai paranormal itu mengatakan bahwa pelakunya akan muncul.
Sementara di rumah, Nino menerobos masuk ke dalam rumah Kevin dan berhasil
diusir, Jessi yang memiliki sebuah liontin, liontin itu terbuka dan berisi foto
Kevin dan kedua orangtuanya. Dalam flashback diungkapkan bahwa Jessilah
sepertinya yang telah membuat kematian kedua orangtua Kevin, ayah Kevin,
terlempar ke sudut jalan dengan tubuh terpotong sementara ibu Kevin yang berada
di dalam mobil, menyodorkan liontin itu sembari menah an maut. Karena rasa
bersalah, Jessi segera pergi dari rumah Kevin yang makin aneh keadannya.
Apalagi keadaan Tante Alice yang terus berpura-pura bahwa kedua orangtua Kevin
masih ada.
Jessi selama beberapa hari tidak masuk kantor, hal ini
mengakibatkan Kevin cemas. Kecemasan juga berada pada sepupu Jessi, Rike (Monique Henry) dan
pacarnya Eno (Herichan) yang
mengetahui sakitnya Jessi. Kevin yang datang ke tempat Jessi diceritakan
mengenai peristiwa tabrakan itu. Waktu itu di siang hari, Jessi dan Nino masih
berstatus pacaran. Nino yang pengangguran dan waktu itu sedang mabuk, menyetir
mobil tanpa mengindahkan peringatan Jessi. Saat Nino kurang memperhatikan,
mobil yang ditumpangi kedua orangtua Kevin nyaris menabrak dan membuat mobil
tersebut terlempar ke sisi jalan. Jessi berniat menolong ibu Kevin yang masih
hidup, tetapi Nino yang ingin menghindar dari kejadian, memaksa Jessi pergi
dari jalan itu. Kevin yang diceritakan segera pergi dari tempat itu, sementara
Eno mengatakan kalau semua kebetulan ini digunakan untuk menarik para pelaku ke
rumah korban, yakni orangtua Kevin. Nino, telah kembali ke kos nya, dihantui
lagi dan pergi dari rumah kos. Kemudian Rike, Jessi, dan Eno pergi ke kamar kos
Nino dan menemukan fakta bahwa semua perlakuan yang diberikan Nino kepada Jessi
digunakan untuk melindungi Jessi dari kejaran makhluk-makhluk itu. Mereka pergi
dari sana dan pergi ke rumah Kevin, dimana itu adalah rumah para korban. Jessi
bertekad untuk pergi sendiri dan mengunci pintunya. Disana, ia menemukan David
sendirian di rumah yang tengah kosong. Jessi menggendong David, lantas
menelepon Kevin yang sedang mengunjungi tempat kecelakaan orangtuanya, ketika
diberitahu keadaan David, Kevin memberitahu bahwa David ikut meninggal dalam
kecelakaan tersebut. Lalu Jessi melihat yang tengah ia gendong adalah pocong.
Jessi kemudian kabur hingga ke loteng dan menemukan sebuah kamar. Di kamar itu,
ia malah menemukan pocong David dan orangtua Kevin.
Lalu, Kevin kembali ke rumah dan membukakan pintu. Mencari
Jessi yang berada di kamar Tante Alice, yang mana berisi tiga pocong. Kevin,
Rike, dan Eno yang menemukannya juga terkejut. Lalu, Tante Alice dimasukkan ke
rumah sakit jiwa, kemungkinan demi melepas rasa kehilangan, Tante Alice
menggali kubur dan menempatkan pocong-pocong itu di tempat tidurnya. Di lain
tempat, Nino yang mabuk di mobilnya disatroni kuntilanak dan pocong lagi, ia
mendapat kecelakaan kendati ia bisa selamat darinya. Di kamar mandi, ia melihat
bayanganya di cermin yang mengerikan, dan ia menyadari bahwa dirinya, telah
meninggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar